Gotong Royong Bersihkan Cekdam Jaya, Pekon Puramekar Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026
Pekon Puramekar – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada Jumat, 5 Juni 2026, Pemerintah Pekon Puramekar menggelar kegiatan gotong royong pembersihan lingkungan yang dipusatkan di area Cekdam Jaya. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian terhadap kondisi lingkungan sekaligus upaya membangun kesadaran bersama akan pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian alam.
Sejak pagi hari, suasana di sekitar Cekdam Jaya tampak berbeda dari biasanya. Ratusan masyarakat dari berbagai kalangan telah berkumpul dengan membawa peralatan sederhana seperti cangkul, sabit, karung, dan alat kebersihan lainnya. Mereka datang dengan semangat kebersamaan, siap berpartisipasi dalam kegiatan gotong royong yang menjadi ciri khas kehidupan masyarakat desa.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Camat Gedung Surian, Bapak Agus Hadi Purnama, S.IP beserta jajaran, para peratin se-Kecamatan Gedung Surian, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta seluruh elemen masyarakat Pekon Puramekar. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan dukungan penuh terhadap upaya pelestarian lingkungan yang dilakukan secara kolektif.
Fokus utama kegiatan gotong royong ini adalah membersihkan sampah plastik yang selama ini menjadi salah satu permasalahan utama di lingkungan sekitar cekdam. Sampah plastik yang sulit terurai kerap menumpuk dan mencemari area perairan, sehingga berpotensi mengganggu ekosistem serta kesehatan masyarakat. Dalam kegiatan ini, masyarakat secara bersama-sama mengumpulkan sampah plastik yang berserakan, baik di aliran air maupun di sekitar tepi cekdam.
Selain itu, peserta juga melakukan pembersihan rumput liar yang tumbuh di sisi-sisi cekdam. Rumput yang tidak terawat dapat menghambat aliran air serta menimbulkan kesan kumuh pada lingkungan sekitar. Dengan menggunakan alat sederhana, masyarakat membersihkan rumput secara menyeluruh, sehingga area cekdam menjadi lebih rapi dan terbuka.
Tidak hanya berhenti pada pembersihan, kegiatan ini juga dilanjutkan dengan penataan kembali lingkungan di sekitar cekdam. Area yang sebelumnya terlihat kurang tertata kini dirapikan, mulai dari merapikan tepi cekdam, membersihkan saluran air kecil, hingga menata ulang titik-titik yang dianggap rawan menjadi tempat penumpukan sampah. Penataan ini dilakukan dengan tujuan menciptakan lingkungan yang tidak hanya bersih, tetapi juga nyaman dan indah dipandang.
Cekdam Jaya sendiri memiliki peran yang sangat penting bagi masyarakat Pekon Puramekar, terutama dalam menunjang sektor pertanian. Air dari cekdam digunakan untuk mengairi lahan pertanian warga, sehingga keberadaannya sangat vital. Oleh karena itu, menjaga kebersihan dan fungsi cekdam menjadi tanggung jawab bersama seluruh masyarakat.
Dalam sambutannya, Camat Gedung Surian, Bapak Agus Hadi Purnama, S.IP menyampaikan apresiasi yang tinggi atas partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa persoalan lingkungan, khususnya sampah plastik, merupakan tantangan bersama yang harus dihadapi dengan kesadaran kolektif.
“Melalui kegiatan gotong royong ini, kita tidak hanya membersihkan lingkungan secara fisik, tetapi juga menanamkan nilai kepedulian dan tanggung jawab terhadap lingkungan. Sampah plastik menjadi masalah serius yang harus kita kurangi bersama, dimulai dari kebiasaan sehari-hari,” ujarnya.
Ia juga berharap agar kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin, tidak hanya pada momen peringatan hari besar, tetapi menjadi budaya yang melekat dalam kehidupan masyarakat.
Sementara itu, Peratin Pekon Puramekar, Anderi, dalam kesempatan yang sama menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah pekon dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat.
“Kegiatan ini menjadi langkah nyata untuk mengajak masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan. Kami berharap kesadaran ini terus tumbuh, sehingga masyarakat tidak lagi membuang sampah sembarangan, terutama di area vital seperti cekdam dan saluran air,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa pemerintah pekon akan terus mendorong program-program yang berkaitan dengan kebersihan dan pelestarian lingkungan, termasuk edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah yang baik dan benar.
Kegiatan gotong royong ini juga menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan sosial antarwarga. Selama kegiatan berlangsung, terlihat kebersamaan yang begitu kuat, di mana masyarakat saling bekerja sama tanpa memandang perbedaan. Semangat ini menjadi salah satu kekuatan utama dalam membangun desa yang maju dan berdaya.
Selain memberikan dampak langsung terhadap kebersihan lingkungan, kegiatan ini juga memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda, tentang pentingnya menjaga lingkungan sejak dini. Anak-anak dan remaja yang ikut serta dalam kegiatan ini mendapatkan pengalaman langsung tentang bagaimana cara merawat lingkungan dan pentingnya kerja sama dalam menjaga kebersihan.
Hasil dari kegiatan ini pun langsung terlihat. Area Cekdam Jaya yang sebelumnya dipenuhi sampah dan rumput liar kini menjadi lebih bersih, rapi, dan tertata. Aliran air pun menjadi lebih lancar, sehingga dapat kembali berfungsi secara optimal dalam mendukung kebutuhan irigasi pertanian masyarakat.
Keberhasilan kegiatan ini tidak terlepas dari partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. Mulai dari pemerintah kecamatan, pemerintah pekon, hingga masyarakat umum, semuanya berperan penting dalam menyukseskan kegiatan ini. Hal ini menunjukkan bahwa dengan kebersamaan dan semangat gotong royong, berbagai permasalahan dapat diatasi dengan baik.
Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2026 di Pekon Puramekar ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial semata, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun kesadaran kolektif dalam menjaga lingkungan. Semangat yang ditunjukkan masyarakat menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap lingkungan masih tumbuh dan berkembang dengan baik.
Ke depan, diharapkan kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi agenda rutin, sehingga kebersihan lingkungan tetap terjaga. Selain itu, kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan juga harus terus ditingkatkan melalui edukasi dan contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan lingkungan yang bersih dan terjaga, masyarakat akan merasakan manfaat yang besar, baik dari segi kesehatan, kenyamanan, maupun keberlanjutan sumber daya alam. Pekon Puramekar pun diharapkan dapat menjadi contoh bagi wilayah lain dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan melalui semangat gotong royong dan kebersamaan.
Akhirnya, kegiatan gotong royong dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini menjadi bukti nyata bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah kecil yang dilakukan bersama-sama. Dari Cekdam Jaya, semangat menjaga lingkungan terus digaungkan, demi masa depan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan bagi generasi yang akan datang.
Tim Smart Village Pekon Puramekar