Berita Pekon

Bersama Wujudkan Masyarakat Sehat, Gedung Surian Gelar Intervensi Pemberdayaan Berbasis Siklus Hidup

Intervensi Pemberdayaan Masyarakat Berdasarkan Siklus Hidup di UPTD Puskesmas Gedung Surian Tahun 2026

Puramekar, 21 Agustus 2026 — Upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui pendekatan pemberdayaan terus dilakukan di wilayah Kecamatan Gedung Surian. Salah satunya melalui kegiatan Intervensi Pemberdayaan Masyarakat Berdasarkan Siklus Hidup di UPKD/K UPTD Puskesmas Gedung Surian Tahun 2026 yang diikuti oleh berbagai unsur masyarakat dan pemangku kepentingan bidang kesehatan.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat peran masyarakat dalam menjaga dan meningkatkan derajat kesehatan. Pendekatan berdasarkan siklus hidup dinilai penting karena setiap kelompok usia memiliki kebutuhan kesehatan yang berbeda, mulai dari ibu hamil, bayi dan balita, anak usia sekolah, remaja, usia produktif hingga lanjut usia.

IMG-20260821-WA0024 

Kegiatan dihadiri oleh Camat Gedung Surian yang dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Kasi PMP Kecamatan Gedung Surian, Bapak Satyadi Efendi, S.E., M.M. Selain itu, hadir pula Kepala UPTD Puskesmas Gedung Surian, Ibu Leni Patriawati, S.Keb., Ners, beserta jajaran, kader KPM, kader Posyandu, serta sejumlah undangan lainnya. 

Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan bahwa peningkatan kesehatan masyarakat bukan hanya menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif pemerintah kecamatan, pemerintah pekon, kader, keluarga dan masyarakat secara keseluruhan.

IMG-20260821-WA0031 

Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan dari Peratin Puramekar, Bapak Anderi. Dalam sambutannya, Anderi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan intervensi pemberdayaan masyarakat tersebut.

Menurutnya, kegiatan seperti ini memiliki peran penting dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan sejak dini. Pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan diharapkan tidak hanya berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Ia juga menekankan pentingnya peran kader sebagai ujung tombak dalam menyampaikan informasi kesehatan kepada masyarakat. Kader KPM dan kader Posyandu memiliki kedekatan langsung dengan masyarakat sehingga dapat membantu tenaga kesehatan dalam melakukan edukasi, pendampingan, pemantauan dan penyampaian informasi mengenai berbagai program kesehatan.

Bapak Anderi berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan baik dan memahami materi yang disampaikan sehingga pengetahuan yang diperoleh dapat diteruskan kepada keluarga dan masyarakat di lingkungan masing-masing.

“Pemberdayaan masyarakat harus dilakukan secara bersama-sama. Pemerintah pekon, puskesmas, kader dan masyarakat harus saling mendukung agar berbagai program kesehatan dapat berjalan dengan baik,” menjadi salah satu semangat yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

IMG-20260821-WA0011 

Setelah sambutan Peratin Puramekar, acara dilanjutkan dengan sambutan Kepala UPTD Puskesmas Gedung Surian, Ibu Leni Patriawati, S.Keb., Ners.

Dalam sambutannya, Leni menjelaskan bahwa kesehatan masyarakat harus dipandang secara menyeluruh dan berkesinambungan. Setiap tahapan kehidupan memiliki kebutuhan dan risiko kesehatan yang berbeda sehingga intervensi yang dilakukan juga harus disesuaikan dengan kondisi masyarakat.

Menurutnya, pendekatan siklus hidup merupakan bagian penting dalam membangun kesadaran masyarakat. Upaya menjaga kesehatan tidak hanya dilakukan ketika seseorang sudah mengalami sakit, tetapi harus dimulai dari upaya promotif dan preventif.

Mulai dari masa kehamilan, kesehatan ibu dan anak, tumbuh kembang balita, kesehatan anak usia sekolah, kesehatan remaja, kesehatan reproduksi, kesehatan masyarakat usia produktif hingga kesehatan lansia perlu mendapatkan perhatian secara berkelanjutan.

Leni juga memberikan apresiasi kepada para kader yang selama ini telah membantu pelaksanaan berbagai kegiatan kesehatan di masyarakat. Kader Posyandu dan kader KPM dinilai memiliki peranan penting karena menjadi penghubung antara masyarakat dengan pelayanan kesehatan.

Ia berharap melalui kegiatan tersebut, kapasitas para kader dapat semakin meningkat sehingga mampu memberikan edukasi yang tepat kepada masyarakat serta membantu mendeteksi berbagai persoalan kesehatan sejak dini.

IMG-20260821-WA0008 

Rangkaian sambutan berikutnya disampaikan oleh Camat Gedung Surian, yang dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Kasi PMP Kecamatan Gedung Surian, Bapak Satyadi Efendi, S.E., M.M.

Dalam sambutannya, Satyadi menyampaikan dukungan Pemerintah Kecamatan Gedung Surian terhadap pelaksanaan kegiatan pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan.

Ia menilai pembangunan kesehatan tidak dapat dipisahkan dari pembangunan masyarakat secara keseluruhan. Masyarakat yang sehat akan memiliki kemampuan lebih baik dalam menjalankan aktivitas sosial dan ekonomi serta mendukung pembangunan di tingkat pekon maupun kecamatan.

Satyadi juga mengajak seluruh peserta untuk tidak sekadar mengikuti kegiatan sebagai kewajiban, tetapi benar-benar memahami materi yang disampaikan. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan dan diteruskan kepada masyarakat.

Peran kader, menurutnya, sangat penting dalam mendukung keberhasilan program kesehatan. Kader berada di tengah masyarakat dan memiliki kesempatan untuk berkomunikasi secara langsung dengan keluarga, sehingga dapat membantu menyampaikan informasi sekaligus mendorong masyarakat untuk memanfaatkan pelayanan kesehatan yang tersedia.

IMG-20260821-WA0022 

Setelah seluruh rangkaian sambutan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan agenda utama, yaitu penyampaian materi mengenai intervensi pemberdayaan masyarakat berdasarkan siklus hidup.

Penyampaian materi dipandu oleh Bapak Rahmat. Dalam sesi tersebut, peserta mendapatkan penjelasan mengenai pentingnya pendekatan kesehatan berdasarkan tahapan kehidupan manusia.

Materi diarahkan untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai bagaimana masyarakat dapat berperan dalam menjaga kesehatan mulai dari masa kehamilan hingga usia lanjut.

Pembahasan juga menjadi ruang bagi para kader untuk memahami tugas dan peran mereka dalam mendukung kegiatan kesehatan di masyarakat. Kader diharapkan mampu membantu mengidentifikasi kebutuhan masyarakat, memberikan informasi dasar, mendorong perilaku hidup sehat serta mengarahkan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan apabila ditemukan permasalahan.

Dalam kegiatan tersebut, peserta juga diberikan kesempatan untuk mengikuti materi secara aktif. Interaksi antara pemateri dan peserta menjadi bagian penting agar informasi yang diberikan dapat dipahami dengan baik dan sesuai dengan kondisi yang dihadapi masyarakat di lapangan. 

Kegiatan Intervensi Pemberdayaan Masyarakat Berdasarkan Siklus Hidup di UPTD Puskesmas Gedung Surian Tahun 2026 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan dan masyarakat.

Keberhasilan program kesehatan sangat bergantung pada keterlibatan masyarakat. Oleh karena itu, kader KPM dan kader Posyandu diharapkan mampu menjadi penggerak di lingkungan masing-masing.

Melalui kegiatan tersebut, masyarakat juga diharapkan semakin memahami bahwa menjaga kesehatan merupakan tanggung jawab bersama. Pemeriksaan kesehatan secara rutin, pemenuhan gizi, pola hidup bersih dan sehat, pemantauan tumbuh kembang anak, perhatian terhadap kesehatan ibu, remaja dan lansia merupakan bagian dari upaya yang harus dilakukan secara berkelanjutan.

Kepala UPTD Puskesmas Gedung Surian bersama jajaran juga terus mendorong agar pelayanan kesehatan dapat semakin dekat dengan masyarakat. Dengan dukungan pemerintah kecamatan, pemerintah pekon dan para kader, berbagai program kesehatan diharapkan dapat berjalan secara efektif dan memberikan manfaat nyata.

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi forum penyampaian informasi, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya kesehatan dalam setiap tahapan kehidupan.

Dengan adanya kegiatan intervensi pemberdayaan masyarakat ini, diharapkan tercipta masyarakat yang semakin sadar kesehatan, aktif memanfaatkan pelayanan kesehatan dan mampu mengambil peran dalam menjaga kesehatan keluarga maupun lingkungan.

 

Sinergi antara UPTD Puskesmas Gedung Surian, Pemerintah Kecamatan Gedung Surian, pemerintah pekon, kader KPM, kader Posyandu dan masyarakat menjadi modal penting untuk mewujudkan pembangunan kesehatan yang berkelanjutan.

Kegiatan Tahun 2026 tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat membutuhkan kerja bersama. Dengan pengetahuan yang semakin baik, kader yang semakin aktif dan dukungan lintas sektor yang kuat, diharapkan masyarakat Gedung Surian dapat tumbuh menjadi masyarakat yang lebih sehat, mandiri dan berdaya dalam menjaga kualitas kehidupan pada setiap tahapan siklus hidup.

 

Tim Smart Village Pekon Puramekar

Beri Komentar